Daya Ingat Manusia

Asosiasi adalah menghubungkan ide yang kita cari untuk mengingat dengan ide-ide yang sudah kita simpan (Johnson, 2009:85).

Tingkat kapasitas daya ingatan

Manusia memiliki sekitar satu triliyun sel otak. Ingatan disimpan sebagai penghubung antara sel-sel tersebut. Yang jikakita tulis bilangannya akan memiliki panjang kira-kira 10,5 juta kilometer.

4 komponen dasar ingatan yaitu:

  1. Rasa
  2. Daya ingatan jangka pendek (atau sedang bekerja) è bertahan antara 18 – 30 detik.
  3. Daya ingatan jangka panjang è bertahan seumur hidup.
  4. Proses sentral

Otak manusia adalah massa protoplasma yang paling kompleks yang pernah dikenal di alam semesta ini. Inilah satu-satunya organ yang sangat berkembang sehingga ia dapat mempelajari dirinya sendiri. Jika dirawat oleh tubuh yang sehat dan lingkungan yang menimbulkan rangsangan, otak yang berfungsi dapat tetap aktif dan reaktif selama lebih dari seratus tahun.

Otak mempunyai 3 bagian dasar yang disebut “otak triune (three in one)” oleh Dr. Paul MacLean, yaitu:

    1. Batang atau “otak reptil”. Kita mempunyai unsur-unsur yang sama dengan reptilia. Inilah komponen kecerdasan terendah spesies manusia. Bagian otak ini bertanggung jawab atas fungsi-fungsi motor sensor-pengetahuan tentang realitas fisik yang berasal dari pancaindra. Perilaku yang ada dalam otak reptil berkaitan dengan insting mempertahankan hidup, dorongan untuk mengembangkan spesies. Perhatiannya adalah pada makanan, tempat tinggal, reproduksi, dan perlindungan wilayah. Ketika kita merasa tidak aman, otak reptil ini spontan bangkit dan bersiaga atau melarikan diri dari bahaya. Inilah yang disebut reaksi “hadapi atau lari”. Pada masa-masa perkembangan awal manusia, inilah reaksi yang merupakan keharusan. Apabila otak reptil ini dominan, kita tidak dapat berpikir pada tingkat yang sangat tinggi.
    2. Sistem limbik atau “otak mamalia”. Fungsinya bersihat emosional dan kognitif, yaitu ia menyimpan perasaan kita, pengalaman kita yang menyenangkan, memori kita, dan kemampuan belajar. Selain itu sistem ini juga mengendalikan bioritme kita, seperti pola tidur, lapar, haus, tekanan darah, detakjantung, gairah seksual, temperatur dan kimia tubuh, metabolisme, dan sistem kekebalan. Sistem limbik adalah panel kontrol utama kita yang menggunakan informasi dari penglihatan, pendengaran, sensasi tubuh-dan yang tak begitu sering, indra peraba dan penciuman sebagai input-nya. Kemudian informasi tersebut didistribusikan ke bagian pemikir yaitu neokorteks.
    3. Neokorteks. Terbungkus di sekitar bagian atas dan sisi-sisi sistem limbik, yang membentuk 80% dari seluruh materi otak. Bagian otak ini merupakan tempat bersemayamnya kecerdasan kita. Proses yang berasal dari pengaturan ini adalah penalaran, berpikir secara intelektual, pembuatan keputusan, perilaku waras, bahasa, kendali motorik sadar, dan ideasi (penciptaan gagasan) nonverbal.(28)

    Tiga bagian otak kita juga dibagi menjadi belahan kanan dan belahan kiri.

    Proses berpikir otak kiri bersifat logis, sekuensial, linear, dan rasional. Sisi ini sangat teratur. Walaupun berdasarkan realitas, ia mampu melakukan penafsiran abstrak dan simbolis. Cara berpikirnya sesuai untuk tugas-tugas teratur ekspresi verbal, menulis, membaca, asosiasi auditorial, menempatkan detail dan fakta, fonetik, serta simbolisme. Melalui pengulangan, sel-sel saraf menjadi terhubung dan termielinasi untuk memudahkan dalam mengingat informasi. Tanpa pengulangan berkala, mielin akan hilang.

    Cara berpikir otak kanan bersifat acak, tidak teratur, intuitif, dan holistik. Cara berpikirnya sesuai dengan cara-cara untuk mengetahui yang bersifat nonverbal, seperti perasaan dan emosi, kesadaran yang berkenaan dengan perasaan (merasakan kehadiran suatu benda atau orang), kesadaran spasial, pengenalan bentuk dari pola, musik, seni, kepekaan warna, kreativitas dan visualisasi.

    Begitulah otak kita. Ternyata otak kita bukan penentu tindakan kita. Yang menjadi pembuat keputusan untuk dijalankan otak kita adalah hati kita. So…jangan butakan hatimu, dan jangan rapuhkan hatimu. Boleh saja hati terluka, karena dengan luka hati menjadi dewasa. Jangan lupakan masa lalu, karena dari pengalaman kita bisa belajar.^_^

    Categories: Ilmu Pengetahuan | Tinggalkan komentar

    Navigasi pos

    Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s

    Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

    Informasi Herbal

    Kumpulan Tanaman Obat di Indonesia

    Ilmu Statistik & Analisis Data

    Media Berbagi Pengetahuan & Pengalaman Statistik

    GO ORGANIC

    Just another WordPress.com weblog

    Taufik Akbar Bakri

    Don't Worry Be Happy | "Dan Allah bersamamu di manapun kamu berada"

    Sendy Ralistiya

    Mimpi dalam Dunia Maya

    %d blogger menyukai ini: