Lebih Penting Mana, Manajemen atau Organisasi?

Oleh: Sendy Ralistiya
Lebih penting mana, manajemen atau organisasi? Untuk mengetahui itu alangkah baiknya kita mengidentifikasi terlebih dahulu bagaimana pentingnya sebuah manajemen dan bagaimana pentingnya sebuah organisasi.
Mengapa manajemen dibutuhkan?
Manajemen adalah proses perencanaan, pengorganisasian, pemimpinan, dan pengendalian upaya anggota organisasi dan proses penggunaan semua lain-lain sumberdaya organisasi untuk tercapainya tujuan organisasi yang telah ditetapkan (Stoner dan Wankel, 1986:4). Bahkan untuk mendefinisikan manajemen tidak hanya cukup seorang Stoner dan Wankel. Banyak juga yang memberikan definisi lain. Ada yang berpendapat bahwa manajemen itu suatu seni atau suatu ilmu.
Menurut Gulick (dalam Stoner dan Wankel, 1986:28), manajemen memenuhi syarat-syarat yang diperlukan sebagai suatu bidang pengetahuan, karena manajemen telah dipelajari selama beberapa zaman dan telah disusun menjadi serangkaian teori-teori. Dan teori-teori manajemen yang ada diuji dengan pengalaman. Melihat definisi tersebut saya menyimpulkan bahwa manajemen penting dipelajari karena merupakan sebuah ilmu pengetahuan. Selain itu juga bernilai sebuah pendidikan karena dengan mempelajari manajemen kita bisa melakukan proses perubahan untuk menjadi lebih baik. Yaitu memiliki sifat kepemimpinan dan bagaimana kita me-manage diri kita untuk berperilaku dalam bermasyarakat.
Menurut Henry M. Boettinger (dalam Stoner dan Wankel, 1986:28), manajemen itu suatu seni, karena memerlukan tiga unsur: pandangan, pengetahuan teknis, dan komunikasi yang berhasil. Sama seperti keterampilan seni dapat dikembangkan melalui pelatihan. Dalam hal ini saya menyimpulkan bahwa manajemen dibutuhkan untuk melatih seseorang agar bisa menjadi seorang manajer yang bukan hanya untuk orang lain tapi juga diri sendiri. Jangan hanya bisa mengatur orang lain, tapi yang lebih penting harus bisa mengendalikan diri barulah belajar untuk menjadi seorang manajer yang efektif dalam perencanaaan, pengorganisasian, peminpinan, dan lain sebagainya yang merupakan tugas seorang manajer.
Dari kedua pernyataan tersebut menuliskan bahwa begitu pentingnya sebuah manajemen bagi seseorang. Dimana manajemen itu harus dipelajari dan dikembangkan melalui latihan dari pengalaman. Dan dengan mempelajari manajemen serta mengembangkannya dengan latihan kita bisa menjadi manajer. Manajer yang menurut Livingstone (dalam Stoner dan Wankel, 1986:33) berkemampuan untuk mengelola, berkuasa, dan berempati. Dalam hal ini saya menyimpulkan bahwa sepandai-pandainya, dan se-berkuasanya seorang manajer, ia memiliki batasan. Di mana ia memiliki kekuasaan tapi ia dibebankan untuk mengelola dan dia tidak boleh sewenang-wenangnya dengan kekuasaan yang dimilikinya karena ia juga harus bisa berempati. Yaitu memahami dan mengatasi reaksi emosional yang biasanya sulit untuk diungkapkan orang lain yang ada dalam organisasinya.
Mengapa organisasi dibutuhkan?
Organisasi adalah unsur kehidupan masyarakat yang beradab yang karena beberapa alasan, perlu ada (Stoner dan Wankel, 1986:6). Hal ini menunjukkan bahwa organisasi itu ada karena memiliki alasan, bukan hanya seperti bentuk kerumunan yang hanya sementara ada.
Organisasi sebagai alat untuk mencapai tujuan (Stoner dan Wankel, 1986:7). Di mana organisasi ini menjalankan fungsi esensial yaitu: dengan mengatasi keterbatasan-keterbatasan kita sebagai individu, organisasi memungkinkan kita mencapai tujuan yang tanpa kehadirannya akan lebih sulit atau tidak mungkin bisa dicapai. Ada sebuah pepatah bahwa bagaimana bunga bisa tumbuh bila tanpa kerja sama akar, batang, dan daun. Dalam hal ini organisasi sangat dibutuhkan dalam mencapai sebuah tujuan.
Organisasi juga melestarikan pengetahuan (Stoner dan Wankel, 1986:7). Seperi universitas, museum, dan perusahaan yang menyimpan, dan melindungi sebagian besar pengetahuan yang telah dikumpulkan dan dicatat oleh peradaban kita. Dengan adanya organisasi pengetahuan menjadi sebuah jembatan yang menghubungkan generasi masa lalu, generasi masa kini, dan generasi masa depan. Selain itu dengan adanya organisasi pengetahuan akan semakin berkembang karena berkembangnya juga cara-cara baru serta cara-cara yang lebih efisien untuk melakukan sesuatu.
Apakah hanya itu? Tidak. Stoner dan Wankel (1986:8) menambahkan lagi bahwa organisasi menyediakan karir. Organisasi seperti lembaga-lembaga pemerintah, sekolah, rumah sakit, dan sebagainya menyediakan karir yang berguna bagi orang lain.
Dari semua pengertian di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa organisasi itu penting sekali bagi masyarakat kita. Lalu bagaimana jika sebuah organisasi tidak dapat berjalan lancar? Dalam hal ini maka berperanlah manajemen. Organisasi tidak hanya dibutuhkan kumpulan orang-orang yang memiliki keinginan atau tujuan yang sama. Tapi juga dibutuhkan kerjasama dalam organisasi itu. Manajemen-lah yang berperan di sini. Di mana ia bertugas sebagai pengkoordinir dalam organisasinya. Manajemen dan organisasi tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Sebuah organisasi mustahil berjalan tanpa manajemen. Jadi Manajemen adalah suatu rangkaian langkah yang dipandu untuk mengembangkan suatu organisasi sebagai suatu sistem.
Apabila ditanyakan lebih penting mana, manajemen atau organisasi, maka jawabannya adalah keduanya sama-sama penting. Manajemen dibutuhkan dalam berorganisasi, dan organisasi dibutuhkan dalam sebuah manajemen.
Tanpa adanya manajemen, organisasi tidak dapat berjalan lancar. Ada ketidakseimbangan yang mengakibatkan sebuah organisasi itu seperti orang yang yang berjalan pincang apalagi dengan mata yang buta dan hanya berpedoman pada apa yang menjadi tujuannya. Begitu pula sebaliknya tanpa adanya organisasi bagaimana mencapai sebuah tujuan. Kembali lagi ke pepatah awal bahwa tumbuhnya bunga merupakan hasil kerja sama akar, batang, dan daun. Ada manajemen untuk mengatur itu, dan ada organisasi untuk mencapai itu. Jadi keduanya sama-sama penting.

Categories: Ilmu Pengetahuan | 4 Komentar

Navigasi pos

4 thoughts on “Lebih Penting Mana, Manajemen atau Organisasi?

  1. mantap tu…klu bg saya tu emg perlu ya manajemen dan organisasi,,krn seperti pepatah tadi tumbuhnya bunga merupakan hasil kerja sama akar, batang, dan daun. betul se x tu jempol se x…hehehe

  2. mantap tu..dan klau menurut aq manajer dan organisasi tu sangat penting,karna seperti pepatah td blg klu pahon tu ada kerja sama akar,batang dan daun ya…tu bagus bgt jempol…hehehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

Informasi Herbal

Kumpulan Tanaman Obat di Indonesia

Ilmu Statistik & Analisis Data

Media Berbagi Pengetahuan & Pengalaman Statistik

GO ORGANIC

Just another WordPress.com weblog

Taufik Akbar Bakri

Don't Worry Be Happy | "Dan Allah bersamamu di manapun kamu berada"

Sendy Ralistiya

Mimpi dalam Dunia Maya

%d blogger menyukai ini: