Alif Cinta dalam Hujan

Seperti berjalan saat hujan deras turun
Aku tidak mengeluh
Justru aku bahagia ada diantara gemericik anugerah Allah untukku
Sesekali seorang datang menawarkan payung padaku
Tidak terima kasih…
Kulihat mereka menawarkan payung tanpa melihat mataku
Mereka hanya datang dan berlalu
Di seberang jalan aku melihatmu
Berdiri tersudut dengan payung yang kau bawa
Kau membiarkan hujan itu membasahi tubuhmu
Padahal payung itu jelas ada di tanganmu
Kau melihatku tapi tidak menghampiriku
Kau tahu mereka berdatangan untuk memberikan payung padaku
Tapi tidak satu pun ada yang berhasil mengantarkanku dengan payungnya
Aku ingin berjalan dengan payungmu
Aku masih di sini untuk menunggumu menghampiri aku…
Masih belum jelaskah aku tampakkan dari sikapku?
Kau membiarkanku dalam hujan ini atau takut kau seperti mereka
Dengarlah…
Jika waktu berlalu sedangkan kau tetap berdiri di situ
Aku mampu berjalan sendiri tanpa payungmu
Biarlah aku membawa payungku sendiri tanpa harus menunggumu
Hujan yang Indah

Categories: Kampus Cemara Udang | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

Informasi Herbal

Kumpulan Tanaman Obat di Indonesia

Ilmu Statistik & Analisis Data

Media Berbagi Pengetahuan & Pengalaman Statistik

GO ORGANIC

Just another WordPress.com weblog

Taufik Akbar Bakri

Don't Worry Be Happy | "Dan Allah bersamamu di manapun kamu berada"

Sendy Ralistiya

Mimpi dalam Dunia Maya

%d blogger menyukai ini: